'Aduh..' desahku, 'ayodong pak ketua, ini sudah malem, itu diurus besok saja.'
Langit malam kota Bangkalan bagian ujung paling barat cerah, bintang-gemintang berkelap-kelip macam pemuda yang sedang menggoda gadis desa, menawan. Bulan sabit berbentuk celurit juga berdiri sendirian di sisi langit lainnya. Malam itu aku masih ada di kampus, sedang melakukan kerja kelompok untuk memenuhi tugas-tugas ospek esok harinya. Hey, hari itu sudah malam!
'Iya, sebentar.. saya juga bingung ini. Kamu bantu bikin papan nama kelompok sana, aku mau ngurus form tanda tangan.' Jawab Pak Ketua.
'Terus konsumsinya,' lanjutku, 'gimana? Sudah?'
'Konsumsinya belum, ntar aja. Kamu urus papan nama kelompok dulu.' Jawab Pak Ketua.
Dan begitulah gambarannya, malam pertama Booting and Memory, aku dan kelompokku susah sekali untuk bisa kompak. Bisa sih, tapi setelah berlama-lama membuang waktu untuk pekerjaan yang tak berguna. Akhirnya banyak waktu yang terbuang dan malam terpaksa menjadi larut. Langit makin gelap suram, bintang gemintan makin bersinar tapi terkadang tertutup awan, menghilang.
'Eh udah yang form tanda tangan itu gak usah dikerjakan,' usulku, 'mending kita kerjain id card aja, ini sudah malem, besok kalau gak bawa id card urusannya bisa gawat.'
Tetapi tetap saja, susah mengkoordinirnya, aku pun rasa-rasanya dari tadi hanya mengeluh tanpa melakukan apa-apa. Membuat runyam suasana. Dan memang bisa ditebak, keesokan harinya, kami semua dihukum.
'Buah gak bawa, penugasan yang lain juga belum lengkap,' bentak kakak panitia ospek pagi itu, 'MANA KETUA KELOMPOKNYA!'
Kami semua satu kelompok maju kedepan, berbaris membentuk satu shaf, dan dari ujung sebelah kanan, Pak Ketua maju selangkah, mengangkat tangannya.
'KAMU YA KETUANYA?' Bentak si Kakak.
'Iya, kak.'
'Kenapa penugasan kamu belum lengkap?! Hah?' Tanya kakak itu lagi, 'JAWAAAB!!'
Dan dengan suara yang hampir tak terdengar, dan buah jakun yang naik turun, Pak Ketua berusaha menjelaskan.
***
Yap, seperti itu lah kira-kira bagaimana Booting and Memory 2014 berlangsung, di hari pertama agak susah mengompakkan kelompok. Tetapi di hari kedua semua berjalan lancar, bahkan keesokannya kami enggak kena hukuman. Semua kegiatan yang disertai bentakan-bentakan kakak-kakak panitia membuat kami semua jadi tahu arti kekeluargaan, arti keberanian yang muncul bersama kebenaran. Semua itu kami dapat dari ospek Booting and Memory 2014.
Karena di postingan ini aku ditugaskan untuk menulis kesan-kesan aku selama Booting and Memory, maka aku akan jawab: Ospeknya keren banget! Tugas-tugasnya menantang, panitianya professional, dan juga pesertanya, aku jadi lebih cepat mengenal mereka-mereka yang sejurusan tapi enggak sekelas.
Dan juga nilai tambah untuk panitia pelaksana, karena, aku sungguh excited sekali dengan tugas-tugasnya. Mulai dari bikin blog ini, terus disuruh bikin program java sederhana, mecahin kode yang sudah dienkripsi untuk mengetahui penugasan tiap kelompok, juga tugas untuk bikin video tentang kelompok dalam waktu yang mengerikan. Kerenlah pokoknya, sebagai anak Informatika, ini sungguh awal yang baik, semacam penetrasi sebelum memasuki tugas-tugas dari dosen yang mungkin akan lebih kejam.
Yaudah sih, gitu aja, kak.. hehe..
See you next challenge!
Tidak ada komentar :
Posting Komentar